Seiring dengan perkembangan jaman, pendidikan di Indonesia mengalami tingkat kemajuan yang cukup siginifikan. Saat ini pembelajaran tidak hanya dapat dilakukan di sekolah-sekolah, bahkan anak juga dapat menimba ilmu yang sama meskipun hanya berada di rumah. Hal ini lah yang dinamakan dengan home schoolingSistem pendidikan ini memang belum banyak dilakukan di Indonesia.

Home schooling sendiri merupakan kegiatan belajar mengajar yang memiliki beragam manfaat dengan tujuan utama yaitu membuat proses belajar lebih nyaman dan menyennagkan. Home schooling akan membuat anak lebih belajar langsung pada dunia nyata, sehingga manfaatnya tidak hanya akan dirasakan oleh anak namun juga  para orang tua.

1. Suasana Belajar Kondusif

Manfaat yang paling utama dan dirasakan adalah suasana belajar yang tercipta cukup kondusif, nyaman, ramah, serta bersahabat untuk anak. Kondisi ini lah yang nantinya dapat sangat bermanfaat bagi anak-anak yang memiliki bakat terpendam sehingga dapat tergali serta terekpresikan dengan baik. (baca juga: Sikap Wanita Yang Disukai Pria)

2. Anak Menjadi Subjek Belajar

Dengan belajar melalui home schooling, anak akan mendapatkan kesempatan untuk bisa menentukan sendiri segala materi yang memang ingin dipelajarinya. Sehingga secara tidak langsung, anak akan benar benar menjadi subjek di dalam proses belajar mengajar.

3. Pembelajarannya Fleksibel

Karena home schooling merupakan pendidikan informal, maka tentu saja kunci utama dari proses home schooling ini adalah pada fleksibilitas dan kelenturannya. Sehingga proses pembelajaran akan tidak kaku dan berstruktur layaknya sekolah formal. Sehingga membuat anda merasa nyaman dalam proses belajar. 

4. Menciptakan Kondisi Pergaulan Yang Aman

Manfaat penting lainnya dari home schooling adalah terciptanya pergaulan yang aman serta tidak menyimpang dari nilai-nilai sosial untuk anak. Orang tua juga dapat lebih memantau kondisi serta perkembangan anak. Terkadang belum ada jamina yang pasti terkait pergaulan yang ada pada sekolah formal. Bahkan beberapa sekolah formal rentan sekali terhadap resiko-resiko yang dapat merugikan anak kedepannya akibat interaksi sosial yang salah. 

5. Anak Siap Terjun Ke Lingkungan Masyarakat

Melalui home schooling, anak akan mampu dan siap untuk terjun ke lingkungan masyarakat yang lebih luas. Mengapa? Hal ini dikarenakan apa yang diajarkan di dalam home schooling kebanyakan merupakan hal-hal yang sering dialami anak sehari-harinya. 

6. Membentuk Karakter Anak

Secara tidak langsung, home schooling memiliki dampak yang cukup baik dalam pembentukan karakter anak. Selama lembaga home schooling tersebut mengajarkan mengenai kaidah-kaidah yang sering diterapkan dalam sekolah formal. Maka home schooling akan berpengaruh baik pada perkembangan karakter anak. 

7. Perhatian Individu

Dalam pengaturan sekolah umum, biasanya di dalam kelas akan terdapat 30-40 murid di dalam kelas, dengan kondisi 1 guru yang mengajar. Oleh sebab itu, guru tidak dapat memberikan perhatiannya menyeluruh pada setiap anak. Tentunya hal ini tidak akan adil untuk anak-anak lainnya. Namun pada home schooling, anak akan mendapatkan perhatian yang lebih dan invidu yang memang dibutuhkannya.

8. Mempelajari Agama Lebih Baik

Home schooling juga akan memberikan pengaruh yang baik dalam pembelajaran agama oleh anak. Belajar mengenai agama merupakan masalah yang cukup sensitif. Sehingga beberapa sekolah formal tampak seperti menghindarinya. Namun dengan adanya home schooling, maka orang tua dapat mengendalikan mengenai pembelajaran agama dan moral pada anak. Dengan menanamkan keyakinan serta ideologi yang mendalam pada anak. Sehingga anak bisa lebih matang dalam dasar-dasar agama yang diyakininya, yang mana nantinya akan berpengaruh pada kehidupan sosialnya kedepannya.

Leave a Comment