Pemilu adalah Proses memilih orang untuk mengisi jabatan – jabatan politik tertetu. Jabatan tersebut beraneka ragam, mulai dari Presiden, gubernur sampai kepala desa kepala desa. pemilihan umum dilakukan rutin setiap 5 tahun sekali, dan salah satu syarat mengikuti pemilihan umum adalah memiliki e ktp, atau dengan kata lain peserta pemilu harus berumur 17 tahun ke atas

Lalu untuk apa anak – anak kita yang masih kecil diberi pendidikan pemilu?

Pendidikan pemilu wajib diberikan kepada anak – anak sejak dini, Anak – anak wajib mengetahui hak dan peranan mereka di masa yang akan datang, hal ini bertujuan agar hak dan peranan mereka tidak disalah gunakan.
“Anak-anak Indonesia tidak boleh tidak tahu tentang pemilu. Tugas kita adalah memberikan pendidikan politik pada anak. Anak-anak harus mendapat pendidikan tentang pemilu dan politik, tentang cara memilih pemimpin,”  Ujar Ketua Komisi Pemilihan umum (KPU) Arief Budiman.

Namun KPU sendiri melarang peserta Pemilu untuk mengajak anak – anak untuk menyerukan salah satu pasangan calon, memenangkan peserta pemilu serta menghadirkan anak – anak dalam kegiatan kampanye

“Tetapi sosialisasi, pendidikan politik, pendidikan pemilih itu penting untuk mereka. Yang dilarang adalah melibatkan mereka dalam kampanye bukan kegiatan sosialiasi dan pendidikan politiknya,” tuturnya.

Leave a Comment